Pameran Poster Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif di Fakultas Psikologi UNY

Yogyakarta, 4 Desember 2025

"Publish or perish”- Eugene Garfield in 1996.

Mungkin frasa populer ini cocok untuk mengilustrasikan tujuan kegiatan yang baru-baru ini terlaksana. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan Pameran Poster sebagai bagian dari proses pembelajaran Mata kuliah Metode Penelitian Kualitatif program S1. Acara ini terbuka untuk civitas akademika UNY. Suasana antusias dan semarak terasa di aula Lab PAUD IDB ketika para presenter dan audiens—yang merupakan mahasiswa angkatan 2024 kelas C, D, E, dan F —mendiseminasikan temuan penelitiannya. Sambil mengamati poster, para audiens menyimak para presenter menceritakan proses dan hasil penelitian dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan kurang lebih 6 bulan lamanya.

Dibuka oleh Dekan Fakultas Psikologi UNY

Acara diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Psikologi UNY sekaligus Koordinator Mata Kuliah, Dr. Siti Rohmah Nurhayati, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pameran poster merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengomunikasikan temuan penelitian secara lebih luas. Kegiatan ini juga menjadi bagian integral dari capaian pembelajaran program studi, terutama dalam mengasah kemampuan diseminasi ilmiah.

Menurutnya, pengalaman menata proses analisis yang kompleks menjadi sajian visual yang jelas dan komunikatif merupakan keterampilan esensial bagi calon peneliti. Poster mahasiswa ditampilkan dengan desain estetik dan kreatif tanpa menghilangkan standar akademik yang diperlukan.

Mekanisme Presentasi dan Penilaian

Pameran terdiri dari dua sesi dengan total 31 kelompok. Setiap sesi diikuti 16 kelompok yang bergantian berperan sebagai presenter dan audiens. Untuk memberikan kesempatan refleksi dan interaksi, audiens menilai tiga poster terbaik versi masing-masing melalui sistem stiker bintang berwarna sebagai simbol gradasi penilaian.

Format penilaian ini mendorong kelompok untuk menampilkan performa terbaik, mulai dari pengemasan poster hingga teknik menarik audiens. Beberapa kelompok bahkan menghadirkan properti tematik sesuai topik penelitian, misalnya mengenakan atribut olahraga untuk penelitian bertema atlet.

Proses penilaian juga melibatkan tim pengampu mata kuliah:

  • Dr. Siti Rohmah Nurhayati, M.Si.
  • Patera Adwiko Priambodo, M.Psi., Psikolog
  • Hanifah Sholihah, S.Psi., M.A.
  • Dr. Annisa Reginasari, M.A.

Tim pengampu menilai ketepatan substansi dan kaidah ilmiah pada setiap poster, sementara penilaian audiens turut menjadi komponen evaluasi performa kelompok yang terintegrasi dengan penilaian akhir semester.

Penghargaan untuk Kelompok Terbaik

Sebagai bentuk apresiasi, koordinator mata kuliah bersama tim pengampu menetapkan empat kelompok dengan performa terbaik berdasarkan gabungan penilaian tim pengajar dan audiens. Adapun kelompok yang terpilih adalah:

  • Terbaik IV: Kelompok 5 kelas F — “Fenomena Konformitas dalam Budaya Ngopi Generasi Z di Street Coffee Kota Baru Yogyakarta”
  • Terbaik III: Kelompok 8 kelas F — “Academic Self-Efficacy pada Mahasiswa Tunanetra di Universitas Negeri Yogyakarta”
  • Terbaik II: Kelompok dari kelas C — “Katarsis Digital: Studi Kualitatif Pengalaman Pengguna dalam Mengungkap Emosi Negatif pada ChatGPT”
  • Terbaik I: Kelompok 3 kelas F — “Dinamika Flow pada Atlet Indonesia Saat Bertanding”

Acara ditutup dengan sesi dokumentasi serta yel-yel kelas yang dipimpin oleh Patera Adwiko Priambodo, M.Psi., Psikolog, menambah kehangatan suasana menjelang akhir kegiatan.

Mengasah Kemampuan Diseminasi Ilmiah Mahasiswa

Melalui penyelenggaraan pameran ini, Fakultas Psikologi UNY mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kebiasaan mendiseminasikan hasil penelitian secara bertanggung jawab dan komunikatif. Walau penelitian mahasiswa berada pada level pembelajaran, pengalaman ini diharapkan menumbuhkan kepekaan terhadap pentingnya publikasi ilmiah dan manfaat penelitian bagi pengembangan ilmu psikologi. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami bahwa penelitian tidak berhenti pada proses analisis, tetapi juga pada kemampuan menjangkau audiens dan memberi kontribusi pada percakapan ilmiah yang lebih luas.