Fakultas PsikologiUniversitas Negeri Yogyakarta
Jalan Colombo No. 1
Karangmalang Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia
Alamat surel: humas_fp@uny.ac.id, sekretaris.dekanfp@uny.ac.id
Instagram: @psikologiuny

Kulon Progo – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus menunjukkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satunya dilakukan oleh Marvel Sampuara Nathaniel Panjaitan yang tergabung dalam KKN Reguler Kelompok 17 di Dusun Sempu, Kalurahan Bumirejo, Kabupaten Kulon Progo.
Melihat masih rendahnya pengelolaan limbah rumah tangga di masyarakat, khususnya limbah minyak jelantah, Marvel bersama tim KKN menginisiasi kegiatan pelatihan bertajuk standarisasi pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun cair bagi pengurus Bank Sampah Dusun Sempu. Kegiatan yang dilaksanakan pada 8 Februari 2026 ini diikuti oleh sekitar 30 peserta, yang sebagian besar merupakan pengurus aktif Bank Sampah setempat.
Di Dusun Sempu sendiri, pengelolaan sampah sebenarnya telah berjalan melalui keberadaan Bank Sampah yang dikelola oleh sekitar 15 pengurus aktif. Namun selama ini pengelolaan masih berfokus pada sampah padat seperti plastik dan kertas. Sementara itu, limbah minyak jelantah dari rumah tangga masih sering dibuang langsung ke tanah atau saluran air, bahkan ada yang digunakan berulang kali untuk memasak. Padahal, praktik tersebut berpotensi mencemari lingkungan serta berdampak buruk bagi kesehatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan pemahaman sekaligus keterampilan baru kepada masyarakat mengenai cara memanfaatkan minyak jelantah secara lebih aman dan bernilai guna. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai dampak limbah minyak jelantah terhadap lingkungan dan kesehatan. Setelah itu, peserta diajak menyaksikan demonstrasi proses pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cair sebelum akhirnya mempraktikkan langsung setiap tahapan pembuatannya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta terlihat aktif bertanya, berdiskusi, dan terlibat langsung dalam praktik pembuatan sabun hingga menghasilkan produk yang siap digunakan.
Marvel menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga. “Melalui pelatihan ini kami ingin menunjukkan bahwa minyak jelantah yang biasanya dianggap limbah ternyata masih bisa dimanfaatkan menjadi produk yang bermanfaat. Harapannya, pengurus Bank Sampah dapat menjadi pelopor pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan di masyarakat,” ujarnya.
Respon positif juga datang dari para peserta yang mengikuti pelatihan. Salah satu pengurus Bank Sampah menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi masyarakat. “Kami jadi tahu bahwa minyak jelantah tidak harus dibuang. Ternyata bisa diolah menjadi sabun yang berguna dan bahkan berpotensi memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Fakultas Psikologi UNY dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di masyarakat. Program ini juga selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.
Melalui program pemberdayaan seperti ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga turut mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memanfaatkan potensi limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat.

Fakultas PsikologiCopyright © 2026,