Fakultas Psikologi UNY Apresiasi Tim PPK Ormawa dan Mahasiswa yang Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026

YOGYAKARTA — Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada tim mahasiswa Fakultas Psikologi UNY serta mahasiswa Psikologi UNY yang tergabung dalam tim lintas fakultas atas keberhasilan mereka lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus wujud kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, dan menghadirkan solusi yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM KM Fakultas Psikologi UNY lolos melalui subproposal berjudul “DARMA HUSADA: Mewujudkan Desa Sehat Banjaroyo melalui Pemberdayaan Kesehatan Holistik Lintas Generasi Berbasis Komunitas.” Program ini mengangkat pemberdayaan kesehatan masyarakat secara holistik dengan melibatkan berbagai kelompok usia di Desa Banjaroyo. Pendekatan berbasis komunitas tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih sehat, meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan, serta mendorong keberlanjutan program pemberdayaan di tingkat desa.

Melalui DARMA HUSADA, upaya mewujudkan desa sehat diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat agar mampu berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Pendekatan lintas generasi menjadi nilai penting karena kebutuhan kesehatan anak, remaja, orang dewasa, dan kelompok lanjut usia memerlukan perhatian yang saling melengkapi. Keterlibatan masyarakat dalam program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian, kepedulian sosial, dan keberlanjutan praktik hidup sehat di Desa Banjaroyo. Apresiasi juga diberikan kepada Fatih Razin Zaidan, mahasiswa Fakultas Psikologi UNY yang tergabung dalam tim UKM REALITY FIP UNY. Tim tersebut lolos melalui subproposal berjudul “KSATRIA (Kebonharjo Sehat Tangguh Berdaya) melalui Lembaga GIZIMPACT: Optimalisasi Potensi Curcuma untuk Penguatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat Kelompok Rentan.” Keikutsertaan Fatih menjadi wujud kontribusi mahasiswa Psikologi UNY dalam kolaborasi lintas fakultas untuk mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada kesehatan dan pemanfaatan potensi lokal.

Subproposal KSATRIA mengangkat optimalisasi potensi Curcuma atau tanaman kelompok temu-temuan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian kesehatan masyarakat kelompok rentan melalui lembaga GIZIMPACT. Pendekatan berbasis potensi lokal ini menunjukkan pentingnya menghubungkan sumber daya yang tersedia di masyarakat dengan upaya pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan warga. Melalui program tersebut, pemanfaatan potensi lokal diharapkan dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam membangun kemandirian kesehatan secara berkelanjutan. Keberhasilan kedua tim tersebut mencerminkan beragam bentuk kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. DARMA HUSADA menekankan pendekatan kesehatan holistik berbasis komunitas dan lintas generasi, sedangkan KSATRIA mengangkat potensi lokal untuk mendukung kemandirian kesehatan kelompok rentan. Keduanya memperlihatkan bahwa inovasi mahasiswa dapat dikembangkan melalui pendekatan yang kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak jangka panjang.

Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar sebagai tuan rumah pada 21–25 Oktober 2026. Ajang nasional ini mempertemukan 120 tim dari 60 perguruan tinggi untuk mengapresiasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan melalui PPK Ormawa. Keikutsertaan dalam ajang ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan program, bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi, serta memperluas jejaring kolaborasi untuk keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.

Capaian ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Program DARMA HUSADA selaras dengan SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, perguruan tinggi, dan masyarakat. Sementara itu, KSATRIA memiliki relevansi dengan SDG 3 melalui fokus pada kemandirian kesehatan kelompok rentan, serta SDG 10 (Reduced Inequalities) melalui perhatian terhadap kelompok yang membutuhkan dukungan lebih besar dalam mengakses pengetahuan dan sumber daya kesehatan. Kedua program juga mencerminkan semangat SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dalam membangun komunitas yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Fakultas Psikologi UNY turut mengapresiasi semangat mahasiswa yang berkolaborasi lintas bidang dan lintas fakultas dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Keterlibatan mahasiswa Psikologi dalam program pemberdayaan kesehatan juga membuka ruang penerapan perspektif psikologi, terutama dalam memahami perilaku kesehatan, membangun partisipasi masyarakat, memperkuat dukungan sosial, dan mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan. Selamat kepada tim PPK Ormawa BEM KM Fakultas Psikologi UNY dan Fatih Razin Zaidan bersama tim UKM REALITY FIP UNY atas keberhasilan lolos ke Anugerah Abdidaya Ormawa 2026. Semoga kesempatan ini menjadi ruang untuk terus mengembangkan gagasan, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Terus berkarya, berkolaborasi, dan berdampak bagi Indonesia!