Mahasiswa KKN UNY Gelar Parenting Class “Orangtua Hebat, Anak Tumbuh Kuat” di Kulon Progo

Kulon Progo – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNY Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan Parenting Class bertajuk “Orangtua Hebat, Anak Tumbuh Kuat” di SD Tegiri, Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 Maret 2026 sebagai bagian dari program kerja kelompok KKNRGEN-6 di bawah bimbingan Dr. Rony Siswo Setiaji, M.Pd.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Annisa Putri, mahasiswa Fakultas Psikologi UNY, bersama tim KKN yang terdiri dari Salsabila Adiningsih, Nabila Trisna Safitri, Muhammad Khairul Hadi, Wahyu Aprilia Sari, Elsa Septia Paramita, Nanda Siti Khotijah, Virzie Putri Sidabalok, Najma Hikmatul Haq, dan Bintang Jelang Ramadhan. Program parenting class ini diselenggarakan berdasarkan hasil observasi awal dan diskusi dengan pihak sekolah yang menunjukkan bahwa masih banyak orang tua yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pola asuh yang sehat serta tahapan perkembangan anak usia sekolah dasar. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan miskomunikasi antara orang tua dan anak serta pendekatan pengasuhan yang kurang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNY berupaya memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang positif, sekaligus membantu mereka memahami perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan orang tua mampu memberikan dukungan yang lebih tepat bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari orang tua dan siswa SD Tegiri. Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta refleksi bersama antara orang tua dan anak.

Pada sesi refleksi, peserta diajak untuk melakukan perenungan mengenai hubungan yang telah terjalin selama ini antara orang tua dan anak. Kegiatan ini bertujuan membangun kedekatan emosional serta mendorong terciptanya komunikasi yang lebih terbuka dalam keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah psikoedukasi, diskusi interaktif, dan refleksi terarah, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara kognitif, tetapi juga merasakan secara emosional pentingnya hubungan yang sehat dalam keluarga.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para orang tua aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pola asuh anak di rumah. Sebagai bentuk tindak lanjut, pada akhir kegiatan peserta diberikan worksheet perjanjian kesepakatan antara orang tua dan anak. Lembar tersebut berisi komitmen bersama yang dapat menjadi pengingat bagi kedua pihak untuk membangun hubungan yang lebih positif serta mendukung perkembangan anak secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNY berharap dapat memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung perkembangan anak secara optimal sekaligus menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak di masyarakat.