Mahasiswa KKN Kemanusiaan UNY Hadirkan Program “Rumoh Pulih” untuk Pulihkan Rasa Aman Anak Pascabanjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Banjir yang melanda Desa Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis anak-anak. Untuk membantu proses pemulihan tersebut, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui program KKN Kemanusiaan menghadirkan kegiatan trauma healing bertajuk “Rumoh Pulih”.

Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Rahmalina Rizky Nur Azizah dari Fakultas Psikologi UNY yang tergabung dalam Kelompok 23 Desa Kebun Tanjung Seumantoh. Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Duwi Kurnianto Pambudi, S.Or., M.Or. dari UNY serta Dr. Jofrishal, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Samudra (UNSAM). Kegiatan yang berlangsung sepanjang Januari 2026 ini menyasar siswa SD Negeri Tanjung Seumantoh serta anak-anak Madrasah Diniyah di desa tersebut. Berbagai aktivitas dirancang dengan pendekatan psikososial berbasis kegiatan kreatif dan partisipatif, seperti sesi berbagi cerita, psikoedukasi Psychological First Aid (PFA), melukis di kanvas, menggambar perasaan, serta menulis harapan pada Pohon Harapan.

Rahmalina menjelaskan bahwa program ini bertujuan menghadirkan ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka setelah mengalami bencana. “Melalui Rumoh Pulih, kami ingin membantu anak-anak kembali merasa aman dan berani mengekspresikan emosi mereka. Harapannya, mereka bisa bangkit kembali dan memiliki harapan baru setelah banjir,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak terlihat antusias mengikuti berbagai aktivitas yang disiapkan oleh mahasiswa. Mereka aktif menggambar, berbagi cerita, serta berpartisipasi dalam permainan edukatif yang dirancang untuk membantu mereka mengekspresikan emosi secara positif.

Program ini memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis anak-anak. Mereka terlihat lebih berani berinteraksi dengan teman sebaya, lebih terbuka dalam mengekspresikan perasaan, serta kembali menunjukkan semangat dalam kegiatan belajar dan bermain. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Fakultas Psikologi UNY dalam mendukung pemulihan psikososial masyarakat pascabencana sekaligus mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.