Fakultas PsikologiUniversitas Negeri Yogyakarta
Jalan Colombo No. 1
Karangmalang Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia
Alamat surel: humas_fp@uny.ac.id, sekretaris.dekanfp@uny.ac.id
Instagram: @psikologiuny

Kulon Progo – Upaya menekan angka perkawinan anak terus digencarkan di berbagai daerah di Indonesia. Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung perlindungan dan pemberdayaan remaja, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan intensif selama empat hari untuk membentuk peer educator (pendidik sebaya) sebagai agen pencegahan perkawinan anak.
Sebanyak 48 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Kulon Progo mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan dilaksanakan dalam dua gelombang di lokasi yang berbeda. Gelombang pertama berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di SMA Ma'arif 1 Wates dengan melibatkan 24 peserta. Selanjutnya, gelombang kedua diselenggarakan pada 24–25 Juni 2026 di SMA Ma'arif 1 Nanggulan yang diikuti oleh 24 peserta lainnya. Pelatihan dipandu oleh dosen Fakultas Psikologi UNY, yaitu Dr. Siti Rohmah Nurhayati, M.Si., Wresti Wredaningsih, M.Psi., Psikolog, dan Dr. Annisa Reginnasari, M.A. Selain itu, mahasiswa Fakultas Psikologi UNY turut berperan sebagai fasilitator dan co-facilitator sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif, santai, dan dekat dengan kehidupan remaja.
Program peer educator ini dirancang berdasarkan fakta bahwa remaja cenderung lebih terbuka untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi kepada teman sebayanya. Oleh karena itu, teman sebaya memiliki peran strategis sebagai sistem dukungan (support system) yang mampu mendorong perubahan perilaku positif. Selama pelatihan, peserta memperoleh pemahaman mengenai dampak sosial, pendidikan, dan psikologis dari perkawinan anak, sekaligus dibekali keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan pendampingan sebaya agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Melalui berbagai sesi diskusi, simulasi, dan praktik, peserta didorong untuk membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan informasi, memberikan dukungan kepada teman sebaya, serta mengkampanyekan pentingnya merencanakan masa depan secara matang melalui pendidikan dan pengembangan diri.
Melalui program ini, Fakultas Psikologi UNY berharap para peserta mampu menjadi garda terdepan dalam memutus rantai perkawinan anak di Indonesia. Lebih dari itu, gerakan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya saling mendukung di kalangan remaja sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mewujudkan masa depan yang lebih baik. Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui penguatan peran remaja sebagai pendidik sebaya, kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda menuju Indonesia yang berkelanjutan.

Fakultas PsikologiCopyright © 2026,