UNY Gandeng Pemkab Lombok Timur Cetak Pendidik Sebaya untuk Cegah Kawin Anak

Aksi nyata dalam menekan angka pernikahan usia dini terus disuarakan di berbagai penjuru tanah air. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengambil bagian dalam upaya tersebut dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Lombok Timur melalui penyelenggaraan Pelatihan PEKA (Peer Educator Pencegahan Kawin Anak) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, ini bertujuan mencetak pendidik sebaya yang siap menjadi agen perubahan dalam mencegah perkawinan anak di lingkungan remaja.

Pelatihan diikuti oleh 30 pelajar yang merupakan perwakilan dari 15 SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Lombok Timur. Selama dua hari penuh, Rabu–Kamis (15–16 Juli 2026), para peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran dan praktik di Ruang Rapat Utama (Rupatama) 2 Lantai 2 Kantor Bupati Lombok Timur. Kegiatan ini dipandu oleh tim akademisi Fakultas Psikologi UNY yang terdiri atas Dr. Siti Rohmah Nurhayati, S.Psi., M.Si., Karsiyati, S.Psi., M.Psi.T., Nesya Adira, S.Psi., M.Si., dan Dr. Annisa Reginasari, M.A. Pelatihan juga melibatkan Hadi Masyhurrosyidi, S.Kep., Ns., M.Kes. sebagai mitra pelaksana. Kehadiran para narasumber berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif, sehingga proses berbagi pengetahuan maupun diskusi bersama peserta berlangsung secara aktif dan partisipatif.

Metode pembentukan pendidik sebaya dalam Pelatihan PEKA didasarkan pada kecenderungan remaja yang lebih nyaman berbagi cerita dan mencari dukungan dari teman seusia. Pendekatan ini menegaskan pentingnya kelompok sebaya sebagai support system yang memiliki pengaruh besar terhadap pengambilan keputusan pada masa remaja. Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai dampak negatif perkawinan anak, pemenuhan hak gender, penguatan orientasi masa depan, serta strategi menyusun kampanye edukatif melalui media digital agar mampu menyampaikan pesan pencegahan kepada teman sebaya secara efektif.

Melalui kolaborasi antara Fakultas Psikologi UNY dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kapasitas untuk menjadi peer educator sekaligus pelopor perubahan di lingkungan masing-masing. Kehadiran para pendidik sebaya ini diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan perkawinan anak melalui edukasi yang dekat dengan kehidupan remaja, sehingga mereka dapat lebih fokus merencanakan masa depan, melanjutkan pendidikan, dan meraih cita-cita.

Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya melindungi kesehatan fisik dan mental remaja, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat pendidikan sebaya sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan hidup, SDG 5 (Kesetaraan Gender) melalui pencegahan perkawinan anak dan pemenuhan hak-hak remaja, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.