Fakultas PsikologiUniversitas Negeri Yogyakarta
Jalan Colombo No. 1
Karangmalang Sleman, Yogyakarta 55281
Indonesia
Alamat surel: humas_fp@uny.ac.id, sekretaris.dekanfp@uny.ac.id
Instagram: @psikologiuny

Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan Cultural Night sebagai bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 7 Gedung Baru Fakultas Psikologi UNY tersebut menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan sivitas akademika dari Indonesia dan Malaysia melalui berbagai ekspresi seni, budaya, dan kreativitas mahasiswa. Selain delegasi dari UPSI Malaysia dan Fakultas Psikologi UNY, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan, khususnya melalui Poster Competition.
Cultural Night menjadi salah satu agenda yang memberikan warna tersendiri dalam rangkaian kunjungan akademik UPSI Malaysia ke Fakultas Psikologi UNY. Jika kegiatan akademik umumnya berlangsung melalui diskusi, presentasi, dan pertukaran pengetahuan, Cultural Night menghadirkan bentuk interaksi yang lebih informal dan humanis melalui seni dan budaya. Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa hubungan antarlembaga pendidikan tinggi tidak hanya dapat dibangun melalui kerja sama akademik dan penelitian, tetapi juga melalui pengalaman bersama yang memungkinkan mahasiswa dan sivitas akademika mengenal budaya, nilai, serta karakter masyarakat dari negara yang berbeda. Dalam konteks pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara global, pengalaman semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun keterbukaan, apresiasi terhadap keberagaman, dan kemampuan untuk berinteraksi dalam lingkungan internasional. Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Psikologi UNY yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kehadiran delegasi UPSI Malaysia serta partisipasi UMBY dalam kegiatan tersebut. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh perwakilan dari UPSI Malaysia sebagai bentuk penyambutan dan apresiasi terhadap kesempatan untuk membangun interaksi yang lebih dekat dengan sivitas akademika Fakultas Psikologi UNY. Suasana kegiatan kemudian berkembang semakin meriah melalui penampilan seni yang menjadi medium untuk memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing institusi dan negara.
Salah satu penampilan yang menjadi bagian penting dalam Cultural Night adalah tari Ratoe Jaroe yang dibawakan oleh mahasiswa Fakultas Psikologi UNY. Tari yang dikenal dengan kekompakan gerak, ritme, dan koordinasi kelompok tersebut tidak hanya menjadi pertunjukan seni, tetapi juga merepresentasikan nilai kebersamaan dan kolaborasi. Penampilan tersebut memberikan kesempatan bagi delegasi UPSI Malaysia dan peserta lainnya untuk mengenal salah satu kekayaan seni budaya Indonesia secara lebih dekat. Kehadiran seni tradisional dalam forum internasional juga menunjukkan bagaimana perguruan tinggi dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan dan merawat warisan budaya sekaligus menjadikannya bagian dari pengalaman pembelajaran lintas budaya. Kemeriahan Cultural Night kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari delegasi UPSI Malaysia yang membawa unsur budaya dan kreativitas dari Malaysia ke dalam suasana pertemuan. Penampilan tersebut menjadi bentuk pertukaran budaya yang berlangsung secara langsung dan memberikan pengalaman bagi peserta untuk mengenal ekspresi seni dari negara tetangga. Setelah itu, perwakilan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) turut menampilkan persembahan seni sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Kehadiran tiga unsur perguruan tinggi dalam satu ruang pertunjukan tersebut menciptakan suasana interaksi yang hangat sekaligus memperlihatkan keberagaman ekspresi budaya yang dapat dipertemukan melalui lingkungan akademik.
Selain pertunjukan seni, Cultural Night juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan kemampuan akademik mahasiswa melalui Poster Competition yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Kompetisi tersebut mempertemukan peserta untuk menyampaikan gagasan melalui media visual dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi ilmiah secara kreatif. Setelah rangkaian penampilan budaya, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Poster Competition sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi, kreativitas, dan kualitas karya yang telah dihasilkan. Kehadiran perwakilan UMBY dalam kompetisi tersebut semakin memperluas dimensi kolaboratif kegiatan dengan melibatkan lebih dari satu perguruan tinggi dalam proses akademik dan kreatif.
Kegiatan Cultural Night juga memiliki relevansi yang kuat dengan pengembangan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi lingkungan global. Interaksi langsung dengan mahasiswa dan akademisi dari Malaysia memberikan pengalaman lintas budaya yang dapat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta mendorong keterbukaan terhadap perspektif yang berbeda. Bagi mahasiswa psikologi, pengalaman tersebut juga memiliki nilai akademik dan pengembangan diri karena pemahaman mengenai manusia tidak dapat dilepaskan dari konteks budaya. Perbedaan nilai, kebiasaan, pola interaksi, dan ekspresi sosial menjadi bagian penting dalam memahami perilaku manusia secara lebih komprehensif. Dengan demikian, kegiatan lintas budaya seperti Cultural Night dapat menjadi pengalaman pembelajaran yang melengkapi proses pendidikan formal di dalam kelas.
Dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini turut mendukung SDG 4: Quality Education melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang lebih luas, inklusif, dan kontekstual bagi mahasiswa. Pendidikan berkualitas tidak hanya berlangsung melalui proses transfer pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman yang mendorong mahasiswa mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta pemahaman terhadap keberagaman budaya. Pertemuan antara mahasiswa dan sivitas akademika dari Indonesia dan Malaysia melalui seni, kompetisi, dan interaksi sosial menjadi bagian dari proses pendidikan yang membantu mahasiswa mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam lingkungan akademik dan profesional yang semakin global.
Cultural Night juga memperkuat kontribusi terhadap SDG 17: Partnerships for the Goals, khususnya melalui penguatan jejaring dan hubungan antarlembaga pendidikan tinggi. Keterlibatan Fakultas Psikologi UNY, UPSI Malaysia, dan UMBY dalam satu rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi dapat berkembang melalui berbagai bentuk, mulai dari kunjungan akademik, pertukaran pengalaman, kegiatan mahasiswa, hingga kompetisi dan apresiasi budaya. Jejaring yang dibangun melalui interaksi semacam ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, mobilitas mahasiswa, maupun kegiatan akademik internasional lainnya.
Selain itu, kegiatan yang memberikan ruang bagi ekspresi dan apresiasi budaya turut mendukung SDG 11: Sustainable Cities and Communities, terutama dalam aspek pelestarian dan penguatan nilai budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat. Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menampilkan, dan mengapresiasi warisan budaya dalam konteks yang relevan dengan kehidupan masa kini. Penampilan Ratoe Jaroe dari mahasiswa Fakultas Psikologi UNY, persembahan dari UPSI Malaysia, serta penampilan dari UMBY menunjukkan bahwa keberagaman budaya tidak menjadi batas dalam interaksi, melainkan menjadi sumber kekayaan yang dapat memperkuat hubungan antarkomunitas akademik. Rangkaian Cultural Night kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan delegasi yang hadir. Momen tersebut menjadi penanda kebersamaan sekaligus dokumentasi dari sebuah pertemuan yang tidak hanya mempertemukan institusi, tetapi juga mempertemukan individu dengan latar belakang budaya dan pengalaman yang berbeda. Kehangatan interaksi sepanjang kegiatan memperlihatkan bahwa hubungan internasional di lingkungan perguruan tinggi dapat dibangun melalui pengalaman yang sederhana namun bermakna, ketika akademik, budaya, kreativitas, dan persahabatan dapat hadir dalam satu ruang yang sama.
Melalui penyelenggaraan Cultural Night dalam rangkaian kunjungan UPSI Malaysia, Fakultas Psikologi UNY terus memperkuat komitmennya untuk membangun lingkungan akademik yang terbuka terhadap kolaborasi internasional, menghargai keberagaman budaya, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi mahasiswa. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa internasionalisasi pendidikan tinggi tidak hanya berbicara mengenai mobilitas akademik dan kerja sama kelembagaan, tetapi juga mengenai kemampuan membangun pemahaman lintas budaya dan hubungan antarmanusia. Dengan semangat tersebut, Fakultas Psikologi UNY berupaya menjadikan setiap perjumpaan internasional sebagai kesempatan untuk belajar, berbagi, dan membangun jejaring yang berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan psikologi di masa depan.

Fakultas PsikologiCopyright © 2026,